Sejarah Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Kampus UNESA 5 Magetan
Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Kampus UNESA 5 Magetan lahir sebagai respons terhadap kebutuhan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang profesional, adaptif, dan memiliki wawasan inklusi di wilayah Jawa Timur bagian barat. Daerah seperti Kabupaten Magetan, Madiun, Ponorogo, Ngawi, dan sekitarnya memiliki potensi besar dalam bidang pendidikan dan olahraga, namun masih memerlukan perluasan akses pendidikan tinggi yang bermutu. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Negeri Surabaya membuka Kampus UNESA 5 di Magetan, yang diresmikan oleh Rektor UNESA pada 24 Agustus 2024. Momentum peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pemerataan layanan pendidikan tinggi sekaligus penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi.
Program Studi PJKR di Kampus UNESA 5 dirancang secara khusus untuk memanfaatkan potensi alam Magetan yang kaya akan destinasi wisata dan keindahan alamnya, sebagai peluang pengembangan olahraga rekreasi dan wisata olahraga. Selain itu, program studi ini menaruh perhatian besar pada pendidikan jasmani berbasis inklusi, seiring dengan meningkatnya jumlah sekolah inklusi di Indonesia yang membutuhkan guru PJOK yang mampu beradaptasi dengan keberagaman kemampuan peserta didik. Legalitas penyelenggaraan program ini didasarkan pada Keputusan LAMDIK No. 1238/SK/LAMDIK/AK-PSB/S/XII/2023, dengan status akreditasi BAIK yang berlaku sejak 3 Oktober 2023, sebagai landasan untuk menghadirkan pendidikan berkualitas sesuai standar nasional.
PJKR Kampus UNESA 5 disiapkan untuk mencetak lulusan yang profesional, berkarakter, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mahasiswa dibekali pengetahuan pedagogi, keterampilan olahraga, prinsip-prinsip kesehatan masyarakat, serta nilai-nilai kepemimpinan dan kewirausahaan. Melalui proses pembelajaran yang dilengkapi praktikum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta keikutsertaan dalam berbagai kegiatan olahraga, lulusan diharapkan benar-benar siap terjun ke dunia kerja dan berkontribusi positif di masyarakat.
Mahasiswa memperoleh pengalaman nyata melalui praktik di sekolah inklusi dan komunitas disabilitas, sehingga siap menghadapi tantangan lapangan sebagai guru PJOK yang tangguh dan inovatif. Selain itu, program studi ini juga mendorong pengembangan potensi olahraga tradisional serta wisata olahraga lokal, seperti aktivitas di alam pegunungan dan permainan tradisional khas Magetan, yang terintegrasi dengan pembelajaran kewirausahaan untuk membuka peluang usaha di bidang olahraga rekreasi dan jasa event olahraga. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dilatih menjadi pendidik, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha serta kemampuan menciptakan peluang kerja mandiri di masa depan.
Sejalan dengan arah pengembangannya, Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Kampus Kabupaten Magetan Universitas Negeri Surabaya memiliki visi untuk menjadi program studi kependidikan yang tangguh, adaptif, dan inovatif berbasis kewirausahaan di bidang pendidikan jasmani. Untuk mewujudkan visi tersebut, PJKR Kampus UNESA 5 Magetan mengemban misi menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif dan adaptif, berbasis kewirausahaan, dengan tata kelola yang efektif, transparan, akuntabel, serta menjalin kerja sama produktif di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan pijakan visi dan misi tersebut, PJKR Kampus UNESA 5 Magetan optimistis mampu menjadi pusat unggulan pendidikan jasmani di wilayah Jawa Timur bagian barat. Program studi ini menyiapkan lulusan yang tidak hanya andal dalam bidang olahraga dan kesehatan, tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan, kepedulian terhadap pendidikan inklusi, serta kemampuan memanfaatkan potensi lokal untuk pengembangan olahraga rekreasi dan wisata olahraga. Dengan semangat inovasi, inklusivitas, dan kolaborasi lintas sektor, PJKR Kampus UNESA 5 Magetan terus berkomitmen mencetak guru-guru PJOK yang profesional, adaptif, berdaya saing global, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif melalui pendidikan jasmani yang berkualitas.